Nama: Leena
Usia: 
Kekuatan: 
Karakter: 
Catatan: 


ciri-ciri Ling Mei:
(seragam putih bersih dengan hiasan sulaman perak di bagian lengan dan bahu, memperlihatkan statusnya sebagai murid dari sebuah sekte besar. Rambutnya panjang dan terikat rapi dengan hiasan giok, menyatu dengan angin sore yang berembus lembut. Sebuah pedang ramping tergantung di pinggangnya, sarung pedangnya dihiasi ukiran naga halus yang menunjukkan kelihaiannya dalam seni pedang.)

“Heavenflame Petal Dance…” ucapnya pelan, nyaris seperti bisikan angin gunung.

Angin di sekeliling Leena mulai berputar. Tanah di bawah kakinya retak-retak, aura qi api yang berpendar merah keemasan menyelimuti tubuhnya. Dalam sekejap, ia mulai berputar ringan, langkah-langkahnya seperti penari yang menari di atas kelopak bunga yang tidak terlihat. Setiap putaran menghasilkan bayangan pedang berbentuk kelopak api yang mengambang, membentuk pusaran yang mengelilingi tubuhnya dalam lingkaran sempurna.
Tebasan itu membelah udara dengan suara menggelegar. Kelopak-kelopak api yang berputar melesat bersama tebasannya, seperti badai bunga api yang menggulung ke arah Grakkon. Dan…

BOOOMM!

Ledakan keras mengguncang arena. Tanah retak, kawah besar terbentuk tepat di tempat Grakkon berdiri. Debu membumbung tinggi menutupi pandangan.

Void Cleaving Slash!" Dengan penuh konsentrasi, dia menyalurkan kekuatan ke pedangnya, mengayunkan energi pedang yang memancarkan cahaya cemerlang, menyerang musuh dengan kekuatan yang luar biasa. Energi pedang itu meluncur deras, membelah angin dan menyerang makhluk itu dengan kekuatan yang menghancurkan.

Void Cleaving Slash!"

Ling Mei mengayunkan senjatanya dari atas. Dari ujung pedangnya, semburan qi tajam melesat, membelah udara dengan suara berdesing menuju kearah sosok tersebut. 



"Golden Abyss Palm!"

BOOM!

Udara bergetar saat telapak tangannya menghantam dada makhluk itu. Qi emas hitam membentuk gelombang energi yang terlihat meledakkan sosok tersebut, namun setelah beberapa saat, sosok tersebut terlihat tidak mengalami cidera dan menyerang kembali.